Indonesia menuju Resesi? Mulai Kelola Uangmu

Pandemi yang terjadi memiliki dampak besar di banyak negara yang tersebar di berbagai belahan dunia. Hampir seluruh aktivitas yang dilakukan sehari-hari tidak lagi beroperasi. Para pekerja tidak lagi bisa melakukan aktivitasnya, kegiatan belajar tidak lagi bisa dilakukan disekolah, pedagang dan perusahaan mengalami kerugian dan ekonomi negara ikut merosot.

Setidaknya beberapa gambaran diatas telah mewarnai Indonesia sejak Maret silam akibat masuk dan tersebarnya virus COVID-19 di Indonesia. Hampir seluruh aspek dalam kehidupan terhambat selama kurang lebih 8 bulan ini. Bahkan perekonomian Indonesia terkena dampak dari pandemi ini.

Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati juga mengatakan Indonesia mungkin akan mengalami resesi. Dikutip dari media Kompas, Ibu Sri Mulyani menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi akhir tahun dinilai akan negatif, sehingga tidak menutup kemungkinan Indonesia akan mengalami resesi.

Resesi sendiri secara umum dapat dipahami sebagai penurunan yang signifikan dari kegiatan ekonomi yang terjadi secara terus menerus yang dilihat dalam hitungan bulan maupun tahun. Dalam resesi sendiri memiliki pertanda diantaranya penurunan penjualan, tingkat pengangguran yang menjulang tinggi dalam waktu singkat dan juga Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif.

Terlepas Indonesia akan mengalami resesi atau tidak, anda memiliki tanggung jawab kepada diri anda sendiri dan keluarga untuk menyelamatkan kondisi finansial anda. Kecerdasan finansial wajib anda kuasai meskipun hal tersebut mungkin tidak diajarkan di bangku sekolah.

Anda perlu berkaca kembali pada kondisi keuangan anda sejak COVID-19 masuk Indonesia dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala besar. Bagaimana anda bertahan dengan penurunan pemasukan menjadi tantangan tersendiri bagi tiap individu.

Pengelolaan uang yang baik menjadi modal penting dalam menghadapi kondisi seperti ini. Memiliki tabungan darurat, dana pensiun dan juga arus keuangan yang terkendali akan membantu anda dalam menghadapi masa sulit. Meskipun demikian, kita tetap harus memiliki dana cadangan.

Semakin dini anda memahami pengelolaan uang, maka kehidupan anda akan terjamin dan terpenuhi. Sehingga mulai lah dengan mencatat pengeluaran, mengurangi belanja yang tidak perlu, tingkatkan jumlah tabungan dan juga mulai belajar investasi agar anda dapat menghadapi masa sulit seperti yang terjadi sekarang.

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published.