Budidaya Ikan dan Tanaman dengan Aquaponic

Fitri Tamara 0

Budidaya Ikan dan Tanaman dengan Aquaponic

Sistem aquaponic ini diprediksikan oleh banyak kalangan akan jadi masa depan bagi pertanian di Indonesia. Hanya saja hingga sekarang ini aquaponic masih belum mampu mendongkrak dan juga memberikan nilai pertumbuhan ekonomi yang maksimal. Pastinya juga butuh waktu. Perlu Anda tahu bahwasanya ada beberapa kunci penting yang harus Anda perhatikan saat Anda ingin menekuni aquaponic. Yang mana kunci penting tersebut diantaranya, intalasi (tempat tanam, kolam ikan, dan fertigasi), jenis ikan serta jenis tanamannya.

Nutrisi yang dibutuhan oleh tanaman untuk dapat tumbuh dengan sehat dan juga maksimal ini hampir semuanya dapat terpenuhi dari kotoran ikan. Ikan dengan jenis apa yang ada baiknya Anda budidayakan untuk aquaponic? Jawaban untuk pertanyaan tersebut sangatlah bergantung pada iklim masing-masing tempat, akan tetapi biasanya beberapa jenis ikan dapat Anda jadikan komoditi aquaponic, seperti halnya ikan lele, bawal, dan juga nila. Pastinya aquaponic ini dapat juga ditempuh dengan menggunakan ikan hias, seperti ikan koi dan lain sebagainya.

Cara ikan dan tanaman dengan aquaponic

Ikan yang nantinya akan digunakan untuk aquaponic ini dapat langsung ikan dewasa atau pun Anda dapat memulai dari ikan yang masih kecil. Hal penting yang wajib Anda perhatikan saat berternak ikan kecil ini adalah tingkat keberhasilan untuk dapat bertahan hidup. Yang mana ikan kecil ini umumnya cukup sulit untuk dikembangkan sebab daya serang penyakit yang luar biasa pada habitannya. Ikan pada fase larva ini dapat dibilang sedang ada dalam fase sangat kritis sekali. Selain dapat disebabkan vilurensi atau pun serangan penyakit, hal lainnya yang juga bisa sebabkan kerentanan adalah ketersediaannya pakan yang pas bagi larva ikan terbilang sangat sulit.

Selain itu, pada fase larva, Anda dapat memilih pakan alami atau pun buatan. Dan pakan terbaik untuk tumbuh ikan pada fase larva ini adalah pakan alami sebab komponen gizinya jauh lebih lengkap. Pakan alami umumnya akan memiliki bentuk serta ukuran yang sesuai dengan lebar bukaan mulut larva ikannya, kemudahan diproduksi secara masal, kandungan nutrisi yang lebih tinggi, mudah dicerna, cepat berkembangbiak, mempunyai toleransi yang lebih tinggi pada perubahan lingkungan, tidak beracun atau pun mengeluarkan racun, serta geraknya sangat menarik bagi larva ikan, akan tetapi tidak terlalu aktif, sehingga lebih mudah ditangkap larva ikan pemakannya.

Demikianlah informasi tentang budidaya ikan dan tanaman dengan aquaponic yang bisa kami infokan. Semoga bermanfaat.

 

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published.