Tahapan Proses serta Cara Over Kredit Rumah

Fitri Tamara 0

Tahapan proses serta Cara Over Kredit Rumah. Memiliki sebuah rumah tentunya merupakan impian bagi setiap keluarga. Karena dengan mempunyai rumah, sekalipun rumah tersebut sederhana, hidup akan terasa lebih lengkap. Namun sayangnya tidak setiap keluarga bisa memiliki rumah idaman yang diinginkan.

Salah satu faktornya yaitu dana terbatas. Harga rumah saat ini semakin mahal, membuat banyak diantara keluarga yang kesulitan dalam memiliki rumah impian. Oleh karena semakin tingginya harga properti, terlebih di area kota besar, maka hampir semua orang saat ini membeli rumah menggunakan sistem kredit.

Hanya segelintir saja orang – orang yang mampu membelinya dengan cara tunai. Peluang bisnis tersebut ditangkap baik oleh bank dengan menyediakan banyaknya variasi produk untuk kredit perumahan yang mereka tawarkan.

Namun jika di sini Anda kurang cermat dalam melakukan pengelolaan keuangan selama masa kredit rumah tersebut berjalan atau Anda terlalu memaksakan untuk kredit rumah sekalipun hal tersebut di luar kemampuan, maka hal itu hanya akan memberikan dampak buruk bagi Anda.

Dampak buruk yang bisa saja terjadi yaitu mengalami gagal bayar. Ketika Anda tidak lagi mampu untuk melanjutkan cicilan rumah, maka salah satu solusi yang dapat Anda lakukan yaitu melakukan penjualan rumah dengan cara over kredit.

Dalam artikel ini akan diulas mengenai bagaimana cara over kredit rumah yang banyak diterapkan saat ini.

99.co

Bagaimanakah Cara Over Kredit Rumah?

 

Proses untuk over kredit rumah yang banyak diterapkan saat ini dilakukan melalui dua cara, yaitu over kredit melalui pihak bank dan over kredit melalui notaris.

Over Kredit Langsung Melalui Bank

 

Over kredit melalui pihak bank secara resmi menggunakan metode alih debitur, berikut adalah caranya yang bisa Anda yaitu :

  1. Pihak penjual serta pembeli menghadap langsung pada bagian customer service atau kredit administrasi, serta mengajukan perihal peralihan hak yang ingin dilakukan.
  2. Mengajukan permohonan untuk ambil kredit yang nantinya akan bertindak sebagai debitur baru untuk menggantikan posisi Anda sebagai debitur lama.
  3. Setelah nantinya pihak bank memberikan persetujuan dengan terlebih dahulu meneliti semua persyaratan, maka pembeli akan bertindak sebagai debitur baru. Kemudian pihak pembeli diminta untuk menandatangani perjanjian kredit baru menggunakan namanya beserta pengikatan jaminan serta akta Jual Beli.

Over Kredit Melalui Notaris

 

Cara kedua yang dapat diterapkan untuk over kredit rumah yaitu menggunakan akta notaris. Cara yang satu ini juga cukup aman untuk dilakukan sekalipun tidak sesempurna ketika Anda melakukan over kredit rumah langsung melalui pihak bank. Berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan, meliputi :

  1. Pihak pembeli serta penjual mendatangi notaris dengan membawa berkas yang lengkap.
  2. Notaris nantinya akan membuat akta Jual Beli atas pengalihan hak tanah serta bangunan juga surat kuasa untuk melakukan pelunasan sisa angsuran dan kuasa untuk mengambil alih sertifikat.
  3. Pihak penjual nantinya akan menandatangani surat pemberitahuan pada bank mengenai peralihan hak atas tanah yang dimaksud dengan poin utama sejak pengalihan ini sekalipun cicilan serta sertifikat masih atas nama penjual. Namun dikarenakan hak telah beralih, maka penjual tidak lagi berhak untuk melunasi sendiri serta mengambil sertifikat asli yang telah menjadi jaminan di bank.
  4. Membuat salinan untuk akta-akta yang dibuat, kemudian pembeli serta penjual menyampaikan pada pihak bank salinan dari akta tersebut.
Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com