Cara XL Bagi Pulsa serta Top Up Kuota Praktis dan Cepat

Fitri Tamara 0
xl-bagi-pulsa

Cara XL Bagi Pulsa serta Top Up Kuota Praktis dan Cepat– Namun, sebelum kita membahas cara berbagi pulsa XL, berikut beberapa syarat dan ketentuan yang perlu dipahami terkait transfer pulsa XL:Pastikan Anda memiliki sisa kredit yang cukup untuk dibagikan. Syaratnya harus ada saldo minimal Rp. 5.000 pada kartu Anda setelah mentransfer kredit ke nomor lain.

Pastikan nomor XL Anda dan penerima masih aktif. Nomor pengirim mungkin tidak dalam masa tenggang, sedangkan nomor penerima mungkin dalam masa tenggang, tetapi kredit yang telah Anda distribusikan hanya dapat digunakan setelah kredit dibeli.

  • Anda akan dikenakan biaya transfer kredit XL tergantung jumlah nominal kredit yang dibagi.
  • Transfer pulsa ke nomor yang sama hanya bisa dilakukan 5 kali sehari.
  • Itulah syarat dan ketentuan yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan transfer kredit.

S&K ini diperlukan agar bisa berdampak pada kegagalan transaksi kredit yang akan Anda lakukan.

Tidak hanya saat melakukan tarik tunai atau transfer, Anda juga bisa melakukan transaksi kredit pembelian melalui ATM. Anda dapat melakukan top up pulsa di ATM untuk operator Telkomsel, Indosat dan XL.

Lebih mudah dan praktis untuk membeli pulsa tidak hanya melalui ATM tetapi juga melalui Mobile Banking. Nominal kredit yang bisa dibeli mulai dari Rp 25 ribu jadi tidak ada pulsa Rp 10.000 atau Rp 5.000.

xl-bagi-pulsa
tribunnews.com

Proses isi ulang melalui ATM cukup cepat, saat Anda melakukan pembelian secara kredit, pulsa langsung masuk ke nomor ponsel yang sudah diisi. Berikut cara membeli kredit melalui ATM dan mobile banking:

Kode USSD (Structured Supplemental Service Data), juga dikenal sebagai Quick Code, adalah protokol yang digunakan oleh ponsel GSM untuk berkomunikasi dengan komputer di penyedia operator GSM, berbeda dengan pesan SMS (Short Message Service) dalam kode USSD secara real time.

Kode USSD biasanya ditulis dengan awalan asterisk (*) diikuti dengan sederet angka yang telah ditetapkan sebagai “kode” (perintah atau data), mungkin nomor tersebut dikelompokkan bersama menggunakan asterisk (*) sebagai pemisah lalu diakhiri dengan karakter pagar (#). (Baca juga: halaman seluler yang dipercepat)

  • Contoh kode USSD sederhana * 123 #
  • Contoh kode USSD dengan pengelompokan nomor * 123 * 7 # (kelompok pertama adalah “123” dan kelompok kedua adalah “7”)
  • Contoh kode USSD dengan pengelompokan nomor * 123 * 7 * 5 # (grup pertama adalah “123”, grup kedua adalah “7” dan grup kedua adalah “5”)
Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com