Cara Mengecek Produk Kosmetik Original atau Palsu dan Pengaduannya

Fitri Tamara 0
cara mengecek produk ori

Cara Mengecek Produk Kosmetik Original atau Palsu – Terkadang kita ragu bila ingin membeli sebuah produk, apakah produk tersebut original atau bukan. Ini termasuk ketika kita ingin membeli produk kosmetika. Banyak sekali ditawarkan kosmetika produksi dalam negeri sampai daribluar negeri.

Ini mengakibatkan kita menjadi ragu apakah produk kosmetik tersebit original. Di satu sisi kita ingin membeli dengan harga yang murah, namun disisi lain, kita ingin produknya berkualitas serta tentunya original. Oleh karena itu kita perlu panduan dalam memilih sekaligus mengerti cara mengecek produk ori atau bukan.

Pengguna Komestika harus waspada apakah produk yang dipakai ori atau bukan

Apalagi sekarang marak produk kecantikan dijual online melalui Instagram atau marketplace. Ini tentunya membuka celah bagi yang ingin mengeruk keuntungan dengan mengakui produknya ori, padahal kualitasnya kw, bahkan cenderung membahayakan karena mengandung zat-zat kimia berbahaya. Embel-embel harga murah, atau pembelian dengan bonus atau promosi, membuat kita terkadang tergiur oleh penawaran tersebut.

cara mengecek produk ori
ig @revlon_sk

Cara mengecek produk ori

 

1. Periksa izin edar di website resmi BPOM
Cara pertama untuk mengecek produk tersebut ori atau bukan, adalah dengan cek keresmiannya di website BPOM RI (Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia). Semua produk yang sudah lolos dari uji BPOM, maka ada jaminan bahwa produk tersebut aman serta sudah layak edar.

Selain memastikan keaslian produk, juga untuk meneliti apakah jenis tersebut memang diproduksi oleh perusahaan tersebut. Adakalanya ditemukan produk merek ternama, namun jenisnya ternyata tidak ditemukan dalam list produk asli, alias produk tersebut dipalsukan.

Cara mengecek melalui website BPOM mudah saja, dengan:
– Masuk ke website resmi BPOM di https://cekbpom.pom.go.id/
– Masukkan kelengkapan data seperti nomor registrasi produk, nama dan merek produk, jumlan serta kemasan, bentuk, komposisi, nama pendaftaran, NPWP pada isian di toolbar pencarian.

2. Mengecek Nomor Barcode pada UPCitemDB
Cara lain untuk mengecek produk ori khususnya bagi produk yang belum tercatat dalam list BPOM ataupun bagi produk impor yang masuk dan beredar penjualannya di Indonesia.

UPC kepanjangannya adalah Universal Product Code, asalah kode sistem internasional untu setiap produk, sampai sekarang ada lebih dari 200 juta kode. Disini bisa di cek melalui kode barcode, mengenai informasi lengkap termasuk asal negara, tanggal scan produk, hingga item-item detail lainnya.

Cara mengecek melalui UPCitemDB
– Login ke website www.upcitemdb.com
– Ketik kode barcode dari produk dimaksud
– Setelah itu akan muncul semua data yang diperlukan
– Bila tidak muncul maka bisa saja produk tersebut palsu.

3. Melalui Aplikasi Quick Response (QR) Scanner
Kita bisa menggunakan aplikasi Quick Response (QR) Scanner dengan unduh terlebih dahulu aplikasi tersebut di Apps Store atau Google Playstore.

4. Mengecek dengan aplikasi Hidden Tag
Seperti juga aplikasi Quick Response, untuk menggunakan aplikasi Hidden Tag, kita juga harus unduh terlebih dahulubdi Google Playstore atau Apps Store.
Setelah selesai, jalankan aplikasi dengan cara scan barcode yang ada di produk. Bila ada tampilan informasi, maka produk tersebut asli, namun bila tidak ada informasi apapun, maka bisa jadi produk tersebut palsu.

Pengaduan produk palsu atau tidak original

Bila kita menjadi korban dari penjualan kosmetika palsu, maka kita sebaiknya tidak diam saja. Kita bisa mengadukannya secara resmibke BPOM, agar kejadian tersebut bisa ditindaklanjuti.

Caranya dengan masuk ke website BPOM tepatnya di https://ulpk.pom.go.id/. Selanjutnya mengisi formulor dengan data data yang diperlukan.

Ini sekaligus bisa menjadi pelajaran bagi para pengedar serta produsen kosmetika palsu agar tidak sembarangan membuat produk palsu atau tidak original.

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com