Cara Kerja Aquaponic dengan Sistem Rakit Apung

Fitri Tamara 0

Cara Kerja Aquaponic dengan Sistem Rakit Apung

Perlu Anda tahu bahwasannya cara kerja aquaponic pada sistem rakit apung yang pertama adalah air pada bak atau wadah nantinya akan dipompa menuju ke growbed, setelah itu airnya yang bercampur dengan kotoran dan juga sisa pakan yang berada di dalamnya mengandung amonia akan masuk ke dalam growbed. Pada growbed inilah yang akan selalu menggenang ditambahkan dengan filter yang berupa bioball, kapas, dan juga batu zeolit di bagian dasar supaya airnya tersaring sebelum akan keluar melalui kran.

Dalam growbed ini bakteri menyaring lalu mengubah amonia jadi nitrat, zat yang berguna sebagai pupu bagi tanaman. Sedangkan tanamannya sendiri akan memasok oksigen yang dibutuhkan ikan. Usahakan kebutuhan oksigen yang akan terlarut ke dalam air akan selalu terpenuhi, dan dapat dengan pengatur debit air yang akan keluar dari kran atau pun dengan ditambahkan aerator. Tak hanya cara kerjanya saja yang harus Anda tahu, beberapa hal yang dapat mempengaruhui keberhasilan aquaponic ini juga wajib untuk Anda ketahui. Penasaran? Langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Hal yang berpengaruh pada keberhasilan aquaponic

Ikan

Anda bisa menggunakan ikan yang memiliki daya tahan lebih tinggi, seperti ikan tombro, nila, lele, atau pun ikan mas. Sehingga apabila ada ketidakstabilan pada sistem aquaponic tersebut tidak akan berpengaruh pada kehidupan ikannya.

Bakteri atau mikroorganisme

Bakter atau pun mikroorganisme yang baik tentunya akan membantu dalam hal penguraian kotoran dan sisa pakan ikan jadi zat yang nantinya akan berguna bagi ikan dan tanaman. Untuk bisa memulai aquaponic ini, pertumbuhan bakteri butuh waktu sekitar 1 hingga 3 minggu.

Cahaya

Cahaya memang akan sangat dibutuhkan, sebab merupakan salah satu unsur pokok khususnya bagi kehidupan tanaman untuk dapat tumbuh dengan subur. So, sebelum Anda akan membuat aquaponic, seharusnya Anda pilih tempat yang bisa mendapat banyak sinar matahari.

Penanaman

Ada baiknya tanaman yang akan ditanam disemai terlebih dulu pada media spon, rockwool, atau pun tanah, dan apabila umur atau usia bibit tanamannya sudah mulai siap untuk ditanam dengan aquaponic sistem rakin apung, baru Anda bisa memidahkan tanaman tersebut pada media tanam dengan teknik aquaponic.

Demikianlah informasi tentang cara kerja aquaponic dengan sistem rakit apung. Semoga saja bisa bermanfaat dan menginspirasi.

 

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published.