Nia Ramadhani Tidak Bisa Goreng Telur, Pacar Al Ghazali Tidak Tahu Sendok. Hiburan Buat Netizen?

Di pertengahan 2000-an, ada acara reality show unik yang mempertontonkan kehidupan dua gadis super kaya yang (di skenarionya) menjalani short-stay di pemukiman sederhana. Ladang, Desa, atau lingkungan rural lainnya menjadi latar di setiap episode. Apa sisi yang menarik dari serial tersebut?

Paris Hilton adalah cicit dari pendiri hotel Hilton, mendiang Conrad Hilton yang pada 2019 saja kekayaan pribadinya menyentuh 300 juta dollar. Dia ditemani Nicole Richie, anak angkat dari penyanyi legendaris Lionel Richie – tentu saja tidak kalah tajirnya. Mereka adalah bintang utama dari serial laris tersebut yang memperlihatkan bagaimana “semakin bodohnya mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan orang awam, maka terlihat semakin lucu”.

Deal-nya adalah penonton dipaksa untuk maklum. Maklum bahwa mereka adalah kaum super-kaya-nun jauh diatas sana- yang semakin bodoh , penonton semakin terhibur.

Walaupun pada akhirnya serial ini bubar karena perselisihan Paris dan Nicole sendiri, plus pengakuan Paris bahwa kebodohan-kebodohan tersebut adalah settingan, tapi ada metafora aneh pada serial tersebut bahwa semakin tegas alam si kaya dan alam si miskin, ternyata masyarakat semakin doyan.

Dalam beberapa waktu terakhir dunia selebriti kita juga diramaikan dengan hal seperti itu. Pertama adalah Nia Ramadhani, menantu dari Aburizal Bakrie tertangkap kamera tidak bisa menggoreng telur dalam sebuah reality show. Selain itu, Nia juga sempat dicibir netizen kala tidak mengerti cara mengupas buah salak.

Padahal kalau mau menengok kebelakang, kehidupan Nia sebelum menikah dengan Ardhi Bakrie cenderung biasa-biasa saja. Dalam artian dia bukannya ada di level sultan sedari lahir. Tentunya sekedar memasak telur dan mengupas salak bukan peristiwa super-langka di hidupnya.

Kejadian terbaru dialami pacar dari putra Ahmad Dhani, Al Ghazali. Wanita cantik bernama Alyssa Daguise ini terekam di sebuah scene saat makan dengan kekasihnya, dimana dia tidak tahu bahwa alat makan yang dia pegang adalah sendok.

Sebenarnya ini adalah pemahaman bahasa, agak berbeda dengan kasus diatas. Namun netizen tetap ramai membicarakan seolah-olah karena kaya dan kebule-bule-an, Alyssa tidak biasa memakai sendok. Padahal kalau mau jujur, selain sendok, tangan, dan sumpit, adakah lagi alat makan populer di bumi ini?

Dari dua kasus diatas dapat ditarik kesimpulan. Ada sosialita yang memang sengaja berakting hanya untuk mempertegas garis “kaya” dan “biasa”. Dia tidak salah, karena orang-orang memang suka dan mencari-cari hal seperti itu.

Tidak percaya? tengok saja kasus kedua. Alyssa yang hanya sedikit bingung tentang pengucapan, kembali jadi disorot. Kali ini bukan si sosialita yang memberi garis tegas, namun para netizen sendiri yang ingin melihat hal itu muncul.

 

About the Author: Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com