DeliRo, Robot Pengantar Nan Lucu Buatan Jepang

Fitri Tamara 0

Negeri Matahari Terbit adalah sumber kreativitas di Asia dan juga mungkin salah satu yang terbaik di dunia. Saat kebanyakan negara berkembang sedang ribut sendiri saat saudara-saudarinya bergelimpangan, Nippon justru membuat solusi yang unik sebagai negara maju. Ya, disinilah bedanya negara maju dan belum maju, yaitu eksekusi nyata dari sebuah ide.

Pada bulan Mei 2020, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menekankan pada sebuah meeting Council on Investments for the Future, “Robot pengirim yang kecil dan berkecepatan rendah yang dipantau dan dikendalikan dari jarak jauh akan diuji di jalan umum akhir tahun ini.”

Kebutuhan akan layanan pengiriman tanpa manusia  (autonomous) meningkat sejak pandemi COVID-19. Sejak Amerika Serikat dan China memperkenalkan layanan tersebut, pemerintah Jepang telah memutuskan untuk mengubah persneling dan membuat konsep tersebut menjadi kenyataan di Jepang juga.

Dengan mata yang besar dan lampu yang berkelap-kelip, DeliRo (Delivery Robot) – buatan perusahaan pembuat robot ZMP – sangat mirip dengan tokoh-tokoh kartun yang digemari anak-anak, karena itu ia tidak akan membuat orang takut saat sliweran di jalan.

Customer hanya perlu memesan lewat aplikasi dan perusahaan penjual makanan akan meletakkan pesanan didalam DeliRo. GPS built-in akan membuat robot mudah terlacak posisinya – dan ketika sampai, customer tinggal menekan tombol unlock di aplikasinya untuk membuka pintu DeliRo dan voilaaa. Pizza atau sushi siap disantap!

Robot pengantar otomatis ini memang baru sampai tahap test. Jepang memiliki peraturan tertentu mengenai robot pengantar barang, jadi DeliRo masih diujicobakan diruang tertutup, khususnya di pelataran internal ZMP.

Nantinya sang robot bisa berjalan di outdoor atau indoor seperti mall, apotik atau rumah sakit, guna mengantar paket, peralatan rumah tangga, ataupun membeli obat berdasarkan resep sehingga mencegah para manula keluar rumah dan meningkatkan resiko membahayakan diri. Dapat berjalan sekitar 8 jam, robot setinggi 3 feet (sekitar 90 cm) ini juga dapat menampung sushi untuk 60 orang dan bertugas siang-malam.

Apakah robot seperti DeliRo akan efektif juga di Indonesia, yang pertama kita perlu cermati bahwa Jepang kekurangan tenaga siap kerja. Sedangkan di Indonesia, keberadaan DeliRo akan membuat ribuan pengantar online menggerutu.

Yang kedua adalah bagaimana kedisiplinan masyarakat Indonesia terhadap fasilitas umum. Jangan sampai nanti si robot adorable ini berakhir dengan coretan “Budi love Ani” atau kembali ke perusahaan induknya dengan roda yang sudah berkurang.

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published.