Esemka Siap Dijual, Kabar Sejuk Ditengah Isu Skeptis

Fitri Tamara 0

Beberapa waktu lalu mobil Esemka oleh Netizen disebut sebagai mobil nasional  yang sangat canggih, karena memiliki kemampuan “stealth” (menghilangkan diri). Penyebab celetukan satir tersebut adalah kabar tentang brand yang bermarkas di Solo itu hanya muncul di momen-momen Pilkada dan Pilpres, dan kembali menghilang kala musim election mereda.

Setelah muncul beberapa versi tentang waktu peluncurannya, akhirnya pada tahun lalu di bulan September Presiden Jokowi meresmikan pabriknya di Boyolali, Jawa Tengah. Usai inaugurasi tersebut, nama Esemka kembali sepi dari pemberitaan.

Esemka sebenarnya memiliki banyak produk yang siap mengaspal di Indonesia. Mulai dari jenis SUV Garuda yang fotonya sempat bocor ketika sedang dibawa truk di jalan raya, hingga pick-up Double Cabin Digdaya yang digadang-gadang memakai energi listrik.

Lalu bagaimana prosedur bagi orang yang berminat memilikinya?

Ternyata Esemka sudah memiliki situs resmi perusahaan, yakni esemkaindonesia.co.id. Warga yang berminat membeli lines-up dari brand yang ditemukan oleh Sukiyat ini, bisa memesan dengan cara mengisi formulir yang tersedia.

Caranya cukup mudah, peminat hanya perlu mengisi data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telepon, kemudian meng-upload foto diri. Berikutnya, pihak salesman akan mengubungi untuk konfirmasi serta urusan pembayaran.
Dipermudah sekarang cek bpkb online sangat mudah dilakukan juga.

Namun kabarnya, saat ini pihak Esemka baru menjual unit dengan pembelian secara tunai.

“Untuk sementara cash. (konsumen) campur, ada sipil juga instansi,” tanggap Humas PT Solo Manufaktur Kreasi (ESEMKA), Sabar Budi.

Tentu kabar yang menyenangkan mendengar mobil nasional kini sudah akan seliweran di jalan raya setelah negara tetangga, Malaysia sudah lama punya Proton – Perodua. Apalagi tetangga jauh, Vietnam, juga sudah meluncurkan brand VinFast dengan strategi marketing yang luar biasa.

Mungkin mobil Esemka secara fair tidaklah jelek. Yang kurang mengenakkan adalah kabar-kabar dibelakang layar. Bahwa sulit untuk membedakan mobil ini dengan brand asal China, jika bisa diambil contoh adalah Esemka Bima yang terlalu mirip dengan Changan Star-Truck asal Tiongkok.

Kemudian ada Esemka Garuda yang memiliki kembaran identik dari negeri tirai bambu – yaitu Foday Landfort – walaupun kabar sekedar mengganti emblem ini sudah disangkal oleh Presiden Direktur Esemka, Eddy Wirajaya.

Dan isu terakhir yang dapat membuat orang memandang skeptis tentu saja – seperti sudah disebutkan di awal – yaitu musim election sudah akan dimulai lagi, walaupun agenda pelaksanaannya masih ramai oleh polemik terkait pandemi Covid-19.

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published.