Alimama Indonesia, Aplikasi Investasi Kontroversial

Mendengar namanya terkesan bercanda. Maksudnya versi parodi dari Perusahaan Cina, Alibaba besutan Jack Ma yang terkenal itu. Awalnya pun dia memberi kesan baik, tetapi makin hari banyak sorotan yang meragukan integritas aplikasi ini.

Aslinya Perusahaan ini berada satu negara bahkan berafiliasi dengan Alibaba, Alimama merupakan platform pemasaran data besar terkemuka di Tiongkok, dengan data inti dari Alibaba Group. Bisnis Alimama yang asli berfokus untuk membantu pebisnis online dalam Alibaba Group supaya bisa menjalankan pemasaran dengan lebih baik.

Tentang fokus perusahaan, ternyata berbeda sekali dengan Alimama Indonesia. Menawarkan penghasilan kepada para member dengan “terlebih dahulu” mendepositkan sejumlah uang, Alimama palsu juga memakai nama Alimama asli, dengan website almm.qdhtml.net.

Korban sudah bermunculan dengan salah satunya driver ojek online asal Bogor, bernama Abdul Kadir. Beliau akhirnya tergiur untuk download aplikasi, daftar menggunakan nomor telepon pribadi dan dapat melakukan withdraw atas rekeningnya sendiri.

Awalnya dia mencoba-coba dan mendeposit sebesar 7,8 juta dan mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu dalam waktu tiga hari. Lantas ia kembali menarik uang deposit plus keuntungannya dari aplikasi sebesar 8,1 juta. Selain keuntungan langsung, ia tergiur dengan keuntungan berlipat dari orang yang berhasil ia ajak ikut menggunakan aplikasi tersebut.

Karena merasa sudah mendapatkan laba dengan mudah, ia kembali deposit 2 juta hingga akhirnya berkembang menjadi 4,9 juta. Nahas, pada saat ingin melakukan penarikan (14/9), tiba-tiba aplikasinya error.

Bahkan, saat dicoba login ke aplikasi tersebut juga tidak bisa. Dari situlah, kecurigaan pun timbul hingga akhirnya memutuskan untuk melapor ke polisi.

Kini aplikasi Alimama Indonesia sedang dalam pengawasan, Sangat disayangkan masyarakat sangat mudah terperangkap bujuk rayu aplikasi “gelap” yang menawarkan keuntungan instan ini, namun pada akhirnya semua berujung karena keadaan ekonomi yang sedang serba sulit.

Ada beberapa aplikasi yang ramai dibicarakan karena skema-skema serupa misalnya JD.Union dan Tesco. Bukan keuntungan yang didapat, justru para investor mendapat kerugian karena aplikasi tersebut menggunakan skema ponzi.

Skema Ponzi biasanya membujuk investor baru dengan menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lain, dalam jangka pendek dengan tingkat pengembalian yang terlalu tinggi atau luar biasa konsisten. Kelangsungan dari pengembalian yang tinggi tersebut membutuhkan aliran yang terus meningkat dari uang yang didapat dari investor baru untuk menjaga skema ini terus berjalan.

Dengan kata lain jika pasokan “dana” dari investor baru tidak lancar, maka pengembalian ke investor lama juga tersendat. Money Game seperti inilah yang sangat menggiurkan tapi sekaligus sangat menyesatkan untuk yang awam.

Lebih baik cari yang halal saja dengan bisnis online dropship tokopedia atau menjadi driver ojol hasilnya jauh lebih baik & aman.

 

 

 

You May Also Like

About the Author: Fitri Tamara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *