Sate Klathak Pak Pong, Menu Khas Wisata Kuliner Jogja

Fitri Tamara 0

Salah satu makanan khas legendaris yang patut kita coba bila sedang berada di Jogja adalah Sate Klathak Pak Pong. Wisata kuliner ikonik yang bisa memuaskan selera makan pengunjung, khususnya penggemar makanan sate-satean dari bahan dasar daging kambing. Sate klathak adalah sate kambing yang tusukannya unik yaitu menggunakan jeruji sepeda dan sekarang sudah menjadi salah satu makanan khas jogja.

Selain menu sate klathak, disini juga menyediakan menu lain yang tak kalah menarik untuk dicoba. Ada gulai babat, gulai daging, tengkleng, nasi goreng kambing dan tongseng. Tak lupa pula ada menu kronyos, sandung lamur goreng, menu yang unik dan tentunya juga lezat. Tentunya menu-menu yang menggiurkan apalagi bagi  penyuka daging kambing. Untuk diketahui, menu-menu yang ada disini semuanya untuk dagingnya adalah daging kambing, jadi tidak ada menu untuk daging yang lain seperti ayam atau sapi.

Meskipun menu makanannya semua dari daging kambing, namun rasanya enak sekali, empuk dan tidak berbau amis atau prengus kambing. Aromanya begitu menggoda, dan sensasi dagingnya yang digigit begitu lembut untuk dikunyah dan masuk ke dalam mulut. Apalagi bila dimakan dalam kondisi yang masih hangat, tentunya semakin menambah nikmatnya sate klathak ini.

Harga makanan disini cukup bersahabat, sehingga kita bisa memilih dan makan berbagai menu makanan disana sepuasnya.

maps.google.com (ikhsan ramadhan)

Bagi yang ingin berkunjung dan mencoba merasakan lezatnya  menu sate klathak pak pong, bisa menuju ke alamat lengkapnya berikut ini:

Sate Klathak Pak Pong Pusat
Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Bantul, Yogyakarta

Tempatnya bersih dan luas, termasuk parkirnya juga cukup lega. Ada tukang parkir resmi yang siap membantu untuk mencarikan tempat parkir anda. Selain banyak pengunjung asli dari Jogja, banyak pula pengunjung datang dari luar kota datang untuk mencoba lezatnya menu-menu makanan disini.

Meskipun pengunjungnya membludhak, namun pelayanannya tetap baik dan cepat. Bila datang kesini pada jam-jam makan, maka siap-siap untuk antri disini. Bila tidak ingin lama untuk menunggu makanan dihidangkan, mungkin bisa datang lebih cepat dari jam makan siang biasanya.

 

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com