Manfaat Terapi Benson untuk Hipertensi, Diabetes, Mengatasi Kecemasan

Fitri Tamara 0

Terapi Benson adalah metode terapi yang relaksasi pernafasan serta keyakinan dari pasien sehingga tercipta kondisi dalam diri guna mencapai tingkat kesehatan yang  lebih  baik. Pada pelaksanaannya, terapi benson dapat digunakan manfaatnya untuk mencoba sebagai pengobatan beberapa penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus (dm), mengatasi nyeri, mengatasi kecemasan. Pada penerapan metode relaksasi benson pada golongan lanjut usia, bisa berpengaruh positif mengatasi masalah gangguan tidur.

Terapi Benson merupakan salah satu cara teknik untuk relaksasi dengan cara yang mudah  dan siapapun bisa melakukannya. Dengan terapi benson ini, bekerja dan beraksi pada tubuh dengan cara menghambat aktifitas syaraf simpatis yang dapat menurunkan konsumsi oksigen pada tubuh, sehingga otot otot pada tubuh menjadi lebih  rileks yang selanjutnya bisa menimbulkan perasaan tenang dan nyaman.

Terapi benson bisa menjadi salah satu solusi efektif karena cara yang dilakukan begitu sederhana tidak perlu mengeluarkan biaya apapun, dan  bisa dilakukan semua orang, termasuk kalangan lanjut usia.  Metode penggabungan antara teknik relaksasi serta keyakinan individu kepada Tuhan nya, dilakukan dengan teratur serta kondisi berpasrah mampu menenangkan serta memberikan dampak positif bagi yang melakukannya.

Terapi Benson SOP

Metode cara yang  dilakukan untuk melakukan terapi benson peregangan otot dengan keyakinan spiritual gerakannya adalah sebagai berikut:

  1. Mengambil posisi tubuh senyaman mungkin
  2. Memejamkan mata
  3. Melemaskan otot otot tubuh, dari wajah sampai kaki, dilanjutkan dengan menarik nafas, dan ditahan selama 5 detik, kemudian dihembuska nsembari mengucapkan kata kata  spiritual sesuai keyakinan seperti “Ya Allah”, dilakukan berulang ulang selama 10 menit.

Dalam melakukan SOP terapi benson ini diperlukan dukungan  ruangan yang tenang, melakukan terapi dengan fokus serta penuh konsentrasi. Hal ini biasanya pada awalnya mungkin bisa agak sulit melakukannya, namun bila dilatih terus menerus akan menjadi terbiasa dan bisa fokus dengan benar.

repo.poltekkesbandung.ac.id

Terapi Benson untuk Hipertensi

Resiko masalah kesehatan apalagi untuk lansia lebih besar dibandingkan dengan waktu masih muda, salah satunya masalah dengan hipertensi dan permasalahan lain seputar sirkulasi darah. Kondisi  hipertensi ini apabila tidak ditangani dengan baik dan benar, akan menimbulkan  resiko kesehatan bahkan  yang serius, merusak fungsi organ dan bisa mengancam jiwa. Menurut peneitian, dengan  melakukan terapi relaksasi benson ini, terbukti bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan.

Terapi Benson untuk Diabetes Melitus (DM)

Penyakit diabetes melitus  adalah salah satu penyakit degenaratif atau penyakit kronis yang disebabkan karena fungsi organ atau jaringan, yang  bisa mempunyai pengaruh  dan dampak juga terhadap penurunan kualitas hidup. Dalam penelitian yang dilakukan didapat hasil bahwa relaksasi  benson tersebut bisa menurunkan kondisi stress, yang pada akhirnya bisa menurunkan kadar gula  darah pada golongan lanjut usia (lansia) dengan penyakit diabetes melitus (dm).

Terapi Benson untuk Kecemasan

Kecemasan merupakan kondisi yang bisa dialami oleh manusia karena berbagai hal atau kondisi, misalnya kecemasan karena penyakit gagal ginjal, kecemasan ibu yang sedang mengalami kehamilan, dan berbagai kondisi kecemasan lainnya. Kecemasan merupakan reaksi terhadap suatu kondisi yang menekan seseorang, bisa muncul dengan sendiri, atau bisa juga bersamaan dengan perasaan lainnya seperti emosi.

Kecemasan ini bisa berpengaruh pada tubuh sesorang, selain perasaan yan gtidak menyenangkan juga bisa diikuti reaksi fisiologis misalnya  perubahan detak jantung ataupun pernafasan, perasaan tegag sampai pada gangguan sulit tidur. Dengan terapi benson ternyata bisa merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi kecemasan tersebut.

 

 

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com