Free Fire Akan Ditutup, Fakta Atau HOAX 2020?

Fitri Tamara 0

Garena panen besar dengan boomingnya game Free Fire khususnya di Indonesia, namun sempat beredar di bulan Juni Juli 2020 kemarin bahwa game ini akan ditutup pemerintah Indonesia, bahkan beredar 18 Juli 2020 akan menjadi tanggal pastinya.

Alasannya adalah karena banyaknya pemain anak- anak sehingga menyebabkan terganggunya belajar dan pendidikan mereka.

Kenyataannya sampai sekarang game ini tidak ditutup pemerintah dan sepertinya tidak akan ditutup, yang membuat kabar ini menjadi sebuah HOAX atau omong kosong belaka. Garena tentu juga menepis kabar ini, sepertinya hanya buatan orang iseng yang tidak suka garena alias haters saja.

Mengapa kami simpulkan game Free Fire tidak akan ditutup di Indonesia?

#1 Mengharumkan Nama Bangsa Indonesia di Turnamen Internasional Free Fire

Popularitas adalah aset penting untuk bangsa Indonesia ini, terutama supaya lebih dikenal turis asing, dan pada gilirannya akan berdampak positif secara ekonomi ke Indonesia.

Di tengah pandemi yang ekonomi banyak negara terpuruk masuk ke jurang resesi, dengan memanfaatkan turnamen internasional yang seperti telah diadakan sebelumnya, sering kali pemain Indonesia menang di kompetisi internasional Free Fire dan mengangkat nama baik Indonesia di ranah internasional. Membunuh hal positif semacam ini sepertinya tidak masuk akal sama sekali.

#2 Ini Hanya Game Alias Mainan

Bahkan anak kecilpun tahu bahwa ini hanya mainan alias video game, dan mereka bisa membedakan mana game dan mana beneran, belum lagi bagi waktu pendidikan dan kapan bermain, dan saat jenuh mereka melakukan hal lain.

Jadi tidak masuk akal untuk menutup video game dengan alasan yang terlalu sepele juga.

#3 Tidak Melawan Hukum/ Undang- Undang Yang Ada

Tidak ada sama sekali yang melawan hukum atau undang- undang di sini, seperti misalnya ada lambang/ logo palu arit yang dilaran di Indonesia, tentu tidak kita jumpai di game ini.

Maka sepanjang sehat dan tidak ada bertentangan dengan hukum yang berlaku, maka tidak ada alasan logis & sehat untuk menutup game ini.

#4 Bisa Jadi Sumber Income Pemerintah

Pada gilirannnya game ini bisa jadi sumber pendapatan untuk Indonesia. Garena masuk di google playstore, sedangkan pajak Google sekarang sudah diincar pemerintah untuk dibayarkan.

Apa pemerintah mau melakukan hal konyol dengan menutup game yang secara tidak langsung menjadi sumber pendapatan mereka dari pajak Google? Tentu tidak, mereka akan terus membiarkan game ini karena tidak ada dampak negatif untuk para pemainnya.

#5 Konyol untuk Dilakukan

Alasan terakhir adalah masuk akal bagi para orang sehat yang menilai penutupan game populer seperti ini tentu adalah hal yang konyol untuk dilakukan, bahkan hanya untuk sekadar bermain Alok Free Fire. Itu kenapa Garena support adalah salah satu yang terbaik, jadi sulit sekali untuk membayangkan hal ini terjadi.

Tidak ada pemerintah Indonesia mengurus hal yang tidak signifikan/ tidak penting seperti ini, tidak berdampak negatif, dan silahkan cek kode redeem free fire terbaru agustus 2020 ini untuk terus bermain.

Jadi apakah Free Fire akan ditutup? Anda sudah tahu jawabannya: HOAX.

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published.