Manchester United Kalah Dari Arsenal, 2 November 2020.

Lagi-lagi Manchester United kalah di kandangnya, Old Trafford. Manchester United lagi dan lagi kambuh penyakitnya, karena Man utd saat ini jika menang dan dipuja kemudian di match berikutnya kalah. Terbukti dengan hasil akhir melawan arsenal ketika manchester united di taklukan dengan skor 0-1. Arsenal menang melalui gol penalti, namun dalam sepak bola menang dengan cara apapun itu tidak masalah karena hasil akhir yang bicara bukan caranya bagaimana menangnya.

Manchester United sebelumnya menang melawan RB Leipzig di ajang Uefa Champions League dengan skor akhir 5-0 dan tidak hanya itu saja sebelumnya Man utd mempermalukan Finalis Uefa Champions League. Akan tetapi penyakit lamanya selalu saja kambuh pasalnya sehabis menang melawan PSG kemudian Man Utd imbang kala melawan Chelsea. Kemudian menang melawan Rb leipzig dan sehabis itu kalah melawan Arsenal.

Semalam arsenal sebenarnya tidak bermain cukup bagus karena banyak membuang peluang dan Manchester United pun juga sama bermain sangat buruk. Arsenal mendapat sebuah kaberuntungan karena satu pemain Mu yang menjatuhkan pemain arsenal.

Arsenal semalam bermain bertahan atau bahasa sepak bolanya Parkir bis. Akan tetapi itu terbukti, pasalnya marcus rasford dan mason greenwood tidak bisa menusuk kedalam pertahanan arsenal yang kokoh sekali. Counter attacknya juga sangat buntu, lagi-lagi untuk match kali ini kedua tim sama-sama bermain bertahan dan bermain sangat buruk. Namun bedanya Arsenal mendapat keberuntungan sehingga bisa membawa 3 poin dan untuk MU sayang sekali mereka harus mendekati zona degradasi sekarang.

Tidak ada yang bisa menjelaskan kenapa raihan the Red Devils di kandang pada musim ini selalu buruk. Bahkan Solskjaer pun bingung mau memberikan jawaban saat dicecar pertanyaan oleh awak media pasca pertandingan.

“Begitulah sepak bola. Kami pasif, tidak bisa meraih intensitas dan temperamen dalam permainan kami, skor 0-0 sudah terprediksi, saya merasa kedua tim tidak pantas meraih kemenangan,” ujar Ole Gunnar Solskjaer dikutip dariĀ Goal International.

“Saya pikir mau kandang ataupun tandang, tidak akan berpengaruh sekarang karena tidak ada pendukung atau penonton disini ” lanjutnya.

Meski kalah, Ole Gunnar Solskjaer meyakini kalau timnya tidak lebih buruk dari Arsenal secara kualitas. Malah yang lebih buruk itu Arsenal jika berbicara kualitas para pemainnya. Kedua raksasa Inggris tersebut hanya terpisah oleh penalti yang sangat halus. Jika tidak ada penalti ya mereka akan imbang.

“Saya tidak yakin ini masalah mental [soal kegagalan meraih kemenangan di Old Trafford]. Ini soal keberuntungan dari lawan di waktu tertentu,” ujarnya.

“Kami melawan tim yang bagus dengan pelatih yang hebat, keputusan marjinal yang memberikan anda kemenangan dan kekalahan. Hari ini kami kalah karena penalti saja dan itulah perbedaan antara kedua tim,ada yang beruntung ada yang tidak” pungkasnya.

 

 

You May Also Like

About the Author: Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *