Barcelona dan Madrid merugi akibat pandemi

Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi segala aspek kehidupan di dunia. Tak terkecuali pada dunia “Kulit bundar”. Industri sepakbola dunia tidak luput dari kerugian akibat pandemi yang tak kunjung berhenti.

Banyak faktor yang membuat klub mengalami kerugian selama pandemi berlangsung. Bahkan klub seperti Barcelona dan Real madrid tidak kuasa membendung kerugian akibat Covid-19.

Berikut penyebab kerugian klub akibat pandemi:

Kerugian Barcelona

Dilansir Marca kerugian yang dialami Barcelona akibat pandemi Covid-19 berkisar 150 juta euro atau Rp 2,4 triliun. Sementara itu La Vanguarda bahkan menerka kerugian Barcelona berkisar 154 juta euro.

Faktor-fator yang menyebabkan kerugian tersebut di antara nya tidak ada pemasukan dari tiket penonton, penutupan gerai dan museum serta penangguhan aktivitas akademi klub di seluruh dunia.

Selain itu, terdapat masalah biaya gaji pemain yang terlalu besar membuat pengeluaran Barcelona membengkak. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak manajemen berusaha menjual beberapa pemain seperti Ivan Rakitic, Luis Suarez dan Arturo Vidal.

Penjualan pemain mungkin tidak berdampak besar untuk keuangan klub, namun mengurangi beban klub untuk membayar gaji pemain. Selain itu, Barcelona masih memiliki tambahan dana dari hak siar TV.

 

Kerugian Real Madrid

Rival Barcelona nampaknya mengalami situasi yang sama. Real madrid bahkan mengalami kerugian sampai 3,3 Triliun akibat pandemi Covid-19. Situasi ini memaksa Madrid berencana menjual beberapa pemain untuk menutup kerugian tersebut.

Kabar terbaru, Madrid berhasil menjual James Rodriguez kepada Everton dengan harga 20 juta Pounds atau sekitar RP 389 Millyar. Nilai tersebut merupakan setengah harga yang seharusnya dibayar Everton. Namun dengan kondisi saat ini, nilai tersebut menguntungkan kedua belah pihak.

Pemain selanjutnya yang dikabarkan akan dijual selain James Rodriguez, ialah Gareth Bale. Penjualan pemain timnas Wales tersebut dapat membantu keuangan Madrid lebih stabil.

Bukan hanya nilai transfer Bale yang membantu keuangan klub. Beban gaji madrid dipastikan berkurang signifikan dengan kepergian Bale. Seperti diketahui, Bale merupakan pemain bergaji besar namun minim kontribusi kepada klub.

Itulah gambaran kerugian yang dialami klub sebesar Barcelona dan Madrid. Sangat sulit membayangkan situasi tersebut akan terjadi. Semua pasti berharap dunia kembali normal dan klub tidak mengalami kerugian besar terus-menerus.

 

 

About the Author: Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com