Tips Memulai Bisnis di Tengah Pandemi dengan Modal Minim

Fitri Tamara 0

Tips Memulai Bisnis di Tengah Pandemi dengan Modal Minim – Sudah lebih dari empat bulan pandemi COVID-19 telah mengubah hampir semua lini kehidupan. Keharusan social distancing demi menghambat penyebaran virus berbahaya tersebut telah berimbas sangat besar pada perekonomian. Banyak perusahaan gulung tikar dan jutaan pekerja kehilangan pekerjaan.

1. Cari bisnis potensial

Bisnis apa yang masih potensial di tengah penurunan daya beli dan pandemi yang membuat orang membatasi aktivitas di luar rumah? Ternyata cukup banyak, lho, yang bisa Anda pertimbangkan. Pertama, bisnis sektor healthcare. Pandemi ini melahirkan banyak kebiasaan baru. Orang menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga diri dari terpaan virus.

Anda bisa menimbang berbisnis peralatan pendukung kesehatan seperti masker, face shield, jaket antivirus, hingga suplemen vitamin untuk mendukung imunitas tubuh. Kedua, bisnis sektor kuliner. Dalam situasi apapun, bisnis kuliner tetap menjanjikan. Di tengah pandemi, Anda bisa menjajaki berjualan makanan beku (frozen food) siap saji dan siap masak, makanan sehat pendukung imunitas, dan lain sebagainya.

Ketiga, bisnis pakaian rumahan. Tidak dinyana, bisnis home dress seperti gamis rumahan, daster, dan piyama, laris manis selama pandemi. Banyak menghabiskan waktu di rumah membuat banyak kaum hawa membutuhkan baju rumahan lebih banyak.

Keempat, bisnis peralatan olahraga. Siapa sangka di tengah pandemi penjualan sepeda malah melesat tinggi? Sepeda menjadi buruan banyak orang yang sudah jenuh di rumah dan ingin berolahraga dengan tetap menerapkan social distancing. Tidak harus berjualan sepeda. Anda bisa menjajaki bisnis alat pendukung olahraga sepeda seperti helm, pakaian olahraga, ataupun sepatunya.

Kelima, jasa guru privat. Pemerintah telah menetapkan pembelajaran jarak jauh diterapkan untuk tahun ajaran 2020/2021 selama pandemi belum berakhir. Tidak sedikit orang tua yang kesulitan mendampingi anak-anak mereka belajar dari rumah. Terlebih di masa new normal ini, kebanyakan karyawan sudah mulai kembali bekerja dari kantor, alias work from office (WFO).

2. Pilih yang ringan modal

Setelah meriset bisnis potensial apa saja yang berpeluang meraih pasar di tengah pandemi, langkah selanjutnya dalam memulai bisnis di tengah pandemi adalah menentukan mana yang kira-kira bisa Anda jalankan. Memulai bisnis di tengah pandemi bisnis tidak harus langsung memakan modal besar. Sesuaikan kebutuhan modal dengan kondisi Anda sekarang ini.

3. Jalankan yang paling memungkinkan

Dengan kondisi pandemi yang masih membatasi banyak aktivitas masyarakat, pilih bisnis yang paling memungkinkan dijalankan di tengah situasi seperti ini. Pertimbangkan juga situasi Anda saat ini. Apabila Anda sebenarnya masih memiliki pekerjaan tetap dan usaha tersebut hanya sebatas side hustle, buatlah pengaturan waktu yang baik supaya pekerjaan utama Anda tidak sampai terganggu.

4. Optimalkan media sosial dan word of mouth marketing

Tidak usah bingung memasarkan bisnis Anda. Manfaatkan semaksimal mungkin kehadiran media sosial dan berbagai kanal e-commerce atau marketplace untuk memasarkan produk Anda. Jangan sungkan mempromosikan bisnis di akun media sosial Anda. Bila perlu, colek satu-satu teman Anda yang potensial menjadi pelanggan.

Dengan menawarkan produk berkualitas dan layanan yang baik, bisnis Anda kelak bisa terbantu dari promosi mulut ke mulut alias word of mouth marketing. Anda juga bisa memanfaatkan jurus promosi memanfaatkan iklan online baik itu melalui Facebook atau Instagram. Optimalkan juga grup-grup Whatsapp dan komunitas yang Anda ikuti.

Baca juga tentang : Bisnis Franchise Waralaba yang Masih Bertahan di Era Pandemi

5. Ekspansi perlahan sesuai perkembangan bisnis

Kadangkala para pemula dalam dunia bisnis, tergesa-gesa ingin membesarkan bisnis dengan menggelontorkan modal banyak. Misalnya, baru saja memulai bisnis makanan online dan memiliki pelanggan tetap, sudah tergesa menyewa ruko untuk berjualan secara offline.

Tenang dulu, tidak perlu tergesa-gesa. Di tengah kondisi pandemi yang membuat perekonomian lesu darah seperti sekarang, semua langkah ekspansi bisnis perlu dihitung lebih cermat dan tidak bisa ditempuh tergesa-gesa.

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com