5 Cara Mempersiapkan Bisnis Anda Untuk Prosedur Kerja Di Masa Depan

  • Whatsapp
5 Cara Mempersiapkan Bisnis Anda Untuk Prosedur Kerja Di masa Depan

5 Cara Mempersiapkan Bisnis Anda Untuk Prosedur Kerja Di Masa Depan – Pada tahun 2030, angkatan kerja global – terdiri dari sekitar 3,5 miliar orang – dapat dipimpin oleh pekerja berpengetahuan dengan skill profesional yang bekerja bersama AI.

Ada beberapa pendapat yang diungkapkan sebagian Entrepreneur dalam pandangan mereka masing-masing.

Bacaan Lainnya

Baca :

6 Cara Meningkatkan Penjualan Produk Bisnis

Tempat kerja abad ke-20 sudah tidak ada lagi atau akan hilang perlahan-lahan namun tetap utuh dengan budayanya.

Dalam pandangan saya, sisa-sisa dari pekerjaan kasar dan tugas yang diselesaikan dengan tangan akan segera menjadi ekor sisa dari masa lalu. Masa depan pekerjaan terletak di dunia digital.

Satu indikator utama:

Amazon mengumumkan pada bulan Juli bahwa mereka berencana untuk menghabiskan $ 700 juta USD untuk melatih sekitar 100.000 pekerja di AS pada tahun 2025, membantu mereka pindah ke pekerjaan yang lebih terampil.

Mengapa mereka menghabiskan banyak uang? Karena Amazon telah menerima kenyataan bahwa kemajuan dalam otomatisasi pengembangan AI akan segera dapat melakukan sejumlah besar pekerjaan yang saat ini diselesaikan oleh manusia.

Harvard Business School memberikan dukungan terhadap kebutuhan inisiatif di seluruh perusahaan dengan menegaskan bahwa bisnis menghadapi ketidak pastian yang signifikan karena banyak kekuatan perubahan yang diperlukan untuk mempersiapkan masa depan pekerjaan.

Semua tren mengarah pada gagasan bahwa pada tahun 2030, angkatan kerja global ⁠— terdiri dari sekitar 3,5 miliar orang ⁠ — dapat dipimpin oleh pekerja berpengetahuan dengan keahlian profesional yang bekerja bersama AI.

Pertanyaannya adalah: Bagaimana kita menciptakan pekerja tangguh di lingkungan baru ini?

Dan apa strategi dan solusi untuk tenaga kerja digital masa depan?

Dampak ekonomi algoritmik berbasis AI dan pembelajaran mesin kemungkinan besar akan transformatif untuk masa depan pekerjaan, tetapi penting bagi eksekutif perusahaan dan pemilik bisnis untuk mulai mempersiapkan diri dan karyawan mereka untuk masa depan sekarang.

1. Latih karyawan Anda melalui gamification.

Ketika aspek bisnis Anda berkembang dengan teknologi dan tren, demikian juga pengembangan dan pelatihan Anda. Pelatihan Gamifying dapat membantu melibatkan, mengajar, dan mempertahankan karyawan Anda dengan lebih baik.

Menurut BW World, teknik gamification bekerja pada ranah kognitif (memahami, mengevaluasi dan menganalisis informasi) dan afektif (emosi, sikap, dan nilai) otak manusia.

Gamifikasi dapat membuat proses pembelajaran lebih mudah dan lebih cepat bagi karyawan Anda, sehingga memudahkan Anda untuk meluncurkan sistem, proses, dan inisiatif baru.

2. Membutuhkan portofolio online, tidak melanjutkan hardcopy.

Pertimbangkan untuk meminta setiap kandidat yang Anda proses untuk memiliki portofolio online lengkap yang menunjukkan keahlian, sertifikasi, dan pencapaian yang Anda butuhkan untuk posisi yang ingin Anda isi.

Cari calon karyawan dengan kehadiran yang diperbarui secara konsisten dan kuat di platform jejaring sosial profesional seperti LinkedIn. Ini membantu menunjukkan bahwa mereka telah menjadi bagian dari tenaga kerja digital.

3. Lupakan gagasan bahwa semua karyawan Anda “masuk” untuk bekerja.

Merupakan ide bagus untuk memperbaiki model bisnis Anda untuk mengakomodasi karyawan yang melakukan telekomunikasi. Bakat terbaik tidak harus semuanya dalam jarak berkendara dari lokasi Anda.

Mereka bisa berada di kota, negara bagian atau negara yang berbeda, melakukan jenis pekerjaan inovatif yang Anda inginkan di tim Anda, jadi mengapa mengecualikan mereka? Dalam sebuah survei tahun 2018 oleh Boston Consulting Group, dari 6.500 eksekutif di seluruh dunia, sekitar 40 persen responden mengatakan mereka mengharapkan pekerja lepas untuk memperhitungkan peningkatan porsi tenaga kerja organisasi mereka selama lima tahun mendatang. Dan 50 persen setuju bahwa adopsi perusahaan dari platform pertunjukan akan menjadi tren yang signifikan atau sangat signifikan.

4. Utamakan kesehatan perusahaan melalui atribut yang dapat dikenakan karyawan.

Sebuah studi oleh firma riset Tractica menunjukkan bahwa pada tahun 2020, lebih dari 75 juta produk yang dapat dikenakan akan menembus tempat kerja. Anda dapat memanfaatkan tren yang sedang berkembang ini dan memberi insentif kepada tenaga kerja Anda untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat baik di dalam maupun di luar kantor.

Perhatikan kebijakan privasi data pada perangkat yang dapat dipakai sebelum mengadopsinya, kemudian pertimbangkan untuk mengizinkan karyawan Anda memilih ke dalam program kesehatan dan menghargainya secara moneter karena telah memukul penanda kesehatan yang direkomendasikan dokter.

5. Persiapkan tenaga kerja manusia Anda untuk bekerja berbaris dengan tenaga kerja digital.

Sebuah studi oleh World Economic Forum menemukan bahwa sementara 75 juta pekerjaan bisa dipindahkan pada tahun 2022 karena keserbagunaan mesin dan algoritma, tren ini juga diperkirakan akan menciptakan sekitar 133 juta peran baru.

Tetapi penting untuk dicatat bahwa pekerjaan ini akan mencakup peran yang sama sekali baru, serta peran yang berkembang dari yang sudah ada. Merupakan ide bagus untuk melatih tenaga kerja Anda untuk berpikir tentang AI tidak hanya sebagai alat untuk digunakan, tetapi dalam beberapa kasus, sebagai rekan kerja dengan beberapa kekuatan utama (dan juga beberapa kelemahan penting).

Dapat Kita ketahui semestinya dengan mempertimbangkan masa yang akan datang terutama pada tahun 2030 nanti. Perkembangan teknologi yang semakin pesat terutama pada efektifitasnya terhadap perkembangan bisnis perusahaan.

Perlu Anda persiapkan sejak kini segala planning bisnis untuk bersiap dalam persaingan yang lebih ketat dalam era industri yang semakin maju pada masa depan.

Pos terkait