Kamera Tilang Elektronik Resmi Dipasang Untuk Mengurangi Pelanggaran

Romine Sofri 0
Kamera Tilang Elektronik Resmi Dipasang Untuk Mengurangi Pelanggaran

Kamera tilang elektronik mulai hari ini tanggal 23 Maret tahun 2021 ini secara resmi berlaku. Adanya kamera ini digadang bisa membantu kepolisian dalam menertibkan transportasi perjalanan. Saat ini sudah ada 244 kamera tilang yang akan terpasang pada 12 Polda Indonesia.

Kamera Tilang Elektronik Resmi Dipasang Untuk Mengurangi Pelanggaran
alinea.id

Tujuan Dipasangnya Kamera Tilang Elektronik

Perlu anda ketahui bahwa hadirnya tilang elektronik nasional ini bertujuan guna meningkatkan rasa disiplin saat berkendara dalam masyarakat. Tidak hanya itu, akan tetapi juga untuk meminimalisir adanya pelaku yang melakukan perlawanan saat adanya penindakan dari petugas.

Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo telah menyatakan, nantinya bakalan ada 41 titik pemasangan kamera tilang elektronik yang terbesar yakni Jakarta, Depok, dan juga Bekasi. Lebih tepatnya adalah pada jalan protokol, jalan tol, koridor Transjakarta, kabupaten Bekasi, dan juga Depok.

Sambodo juga sudah menjelaskan kembali mengenai tujuan adanya pemasangan kamera tilang elektronik ini akan bisa melakukan penilangan pada mobil yang menggunakan plat nomor dari luar kota. Maksudnya adalah misalnya nanti ada plat Jakarta yang melanggar di Surabaya, maka bisa tertangkap.

Tanggapan Fadhil Mengenai ETLE

Fadhil menyatakan bahwa nantinya kamera tilang elektronik ini nantinya bakalan dipasangkan juga badan petugas (Body Cam), dashboard mobil petugas polisi (Dash Cam), dan pada helm (Helmet Cam).

Pemasangan ETLE pada badan petugas tersebut juga bisa menjadi barang bukti. Guna penindakan tilang oleh polisi ini adalah untuk menemukan adanya sebuah pelanggaran aturan saat melakukan Patroli.

Tidak hanya itu saja, kamera elektronik ini yang terpasang pada mobil polisi nantinya juga akan menjadi terobosan bagi petugas atau menindak pelanggaran dengan fitur yang ada.

Adanya ETLE juga akan menjadi bukti mati adanya pelanggaran yang terekam kamera CCTV. Lalu juga menghilangkan persepsi yang pada akhirnya hanya saling salah-menyalahkan.

Pelanggaran yang Akan Ditilang Dengan ETLE

Dalam pemasangan kamera tilang elektronik ini akan ada 10 jenis pelanggaran yang akan dikenakan tindakan. Pelanggaran-pelanggaran tersebut juga berdasarkan pada Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 mengenai lalu lintas dan juga angkutan jalan.

Maka pelanggaran yang akan ditilang adalah yang melanggar lalu lintas, murka jalan, mengemudi sambil mengoperasikan ponsel, dan tidak menggunakan sabuk pengaman.

Kemudian pelanggaran kepada yang menggunakan plat nomor palsu, melanggar batas kecepatan, menerobos lalu lintas, dan berkendara melawan arus. Bahkan pelanggaran kepada yang tidak menyalakan waktu saat siang hari, boncengan lebih dari dua orang, dan juga tidak menggunakan helm.

41 Titik Lokasi ETLE

Pemasangan kamera tilang elektronik ini terdapat pada 41 lokasi pada wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pada daerah penyangga nantinya akan ada 5 titik, jalan arteri 16 titik, jalan busway 10 titik, dan pada jalan tol ada 7 titik.

Pendapat Edison Mengenai Dampak ETLE

Edision telah menyatakan bahwa pemasangan kamera tilang elektronik ini juga akan lebih efektif, guna meningkatkan pelayanan masyarakat dan mencegah terjadinya penyelewengan kewenangan yang terjadi saat di lapangan.

Bahkan pemasangan ETLE juga mampu menyempurnakan program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang melarang adanya penyidikan saat berada di jalan raya oleh petugas.

Meskipun demikian, akan tetapi petugas juga tidak boleh lupa untuk melakukan koordinasi dengan instansi yang terkait. Hal tersebut juga bertujuan untuk memastikan identifikasi yang sudah tercantum pada STNK sesuai dengan alamat yang sesuai dengan tempat tinggalnya.

Mari ciptakan Indonesia disiplin dengan adanya pemasangan kamera tilang elektronik ini. Taati semua peraturan yang terbaik untuk kemajuan NKRI kita.

Tags: