Apa sih Omnibus Law Cika Adalah? Begini Penjelasannya.

Fitri Tamara 0

Tolak Omnibus Law,ratusan buruh dari berbagai elemen mendatangi Istana Negara Jakarta, Kamis pagi. Isi RUU ini dinilai berpotensi merugikan buruh.

Katanya,ada RUU baru tentang ketenagakerjaan. Namanya,Omnibus Law Cilaka atau Cipta Lapangan Kerja.

Tapi karena diolok netizen, akhirnya Omnibus Law Cilaka ini,diubah menjadi Omnibus Law Cika,atau Cipta Kerja.

Yang katanya lagi,RUU ini,bisa membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tapi ada yang bilang, Omnibus Law Cika, bisa mengambil hak para pekerja.

Ah, yang bener? Perlu enggak sih kita khawatir? Sebelum kita terlalu jauh mengkhawatirkan.

Kita coba cari tahu dulu,apa sih sebenarnya Omnibus Law Cika itu?

Omnibus Law Cika adalah undang-undang besaryang akan mengatur ulang segala regulasi terkait penciptaan lapangan kerja. Dan menggabungkannyamenjadi satu undang-undang. Bakal ada 79 UU dan 1.239 pasal yang terdampak.

Isinya antara lain soal perizinan, investasi dan ketenagakerjaan. Tapi kenapa ya pemerintah membuat draf RUU Omnibus Law Cika ini?

Ceritanya dimulai dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih stagnan (tidak buruk banget sih) di angka 5% selama 5 tahun. Padahal,target dari Presiden Jokowi sebesar 7%. Nah, salah satu cara buat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah dengan investasi uang masuk dari luar negeri salah 1 faktor utama pendorong boosternya.

Masalahnya, fakta di lapangan adalah investasi terhambat karena untuk urus izin usaha di Indonesia yang ribet. Mereka harus diribetin dengan 8 ribu peraturan pemerintah pusat, dan 15 ribu peraturan daerah.

Kalau Omnibus Law Cika ini sudah terbit, maka para pengusaha itubisa berinvestasi lebih gampang, karena aturannya jadi lebih simpel, yang artinya, bisa memunculkan lebih banyak lapangan kerja baru. Alhasil, penyerapan tenaga kerja akan semakin banyak.

Coba kita lihat lebih dalam lagi, apa saja dampak dari hal ini? Dalam rancangannya, nantinya, para buruh akan digaji per jam.

Yang artinya,kalau kita giat kerja akan dapat uang lebih banyak. Kalau kita males-malesan ya jangan ngarep.

Terus buat perempuan yang mau ngambil cuti haid dan hamil, perusahaan enggak akan membayar gaji kalian. Sebentar, padahal ini kan haknya pegawai. Dan juga gaji bisa lebih rendah dari UMP atau UMR.

So sad.

Selain dari 3 hal itu,masih banyak yang dibahas dalam draf RUU Omnibus Law ini. karena ada 11 klaster pembahasan. Kalau gitu, berarti lebih gampang buat nyari kerjaan baru. Kita tunggu perkebangan selanjutnya yang terbaik untuk industry usaha Indonesia ya.

Tags:

Fitri Tamara

Hobi menulis, suka dengan pembahasan teknologi dan aplikasi smartphone. Sempat menjadi penulis untuk sejumlah website, dan kini menjadi kontributor di Ulasku.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published.